menu button

text Berjalan

Blog Sartika Siahaan - 22 Years old - Gunadarma University

Senin, 19 Desember 2011

TUGAS 2

4. PLANET :
1.      Planet
adalah sebuah benda langit yang tidak memiliki sumber cahaya sendiri, dan bergerak menjelajahi langit mengelilingi matahari dalam garis edaran tertentu.
Gerak planet mengelilingi matahari, satu kali lintasan disebut orbit.
Planet umumnya berputar pada porosnya (rotasi) berlawanan dengan arah jarum jam misalnya planet ven
Planet dapat dibagi dua kelompok,yaitu :  
  -       Kelompok Planet Dalam
Terdiri dari planet-planet yang dekat dengan matahari, mempunyai ukuran yang kecil, namun mempunyai massa jenis yang lebih besar dibandingkan dengan kelompok luar.
Lapisan angkasanya tidak tebal,bahkan merkurius sama sekali tidak diselimuti angkasa.
Yang termasuk planet dalam yaitu : Merkurius, Venus, Bumi dan Mars.
b)                          Kelompok Planet Luar
Terdiri dari planet yang jauh dari matahari ,mempunyai ukuran yang besar namun mempunyai massa jenis yang rendah.
Lapisan angkasanya sangat tebal dan hampir tiada kecualinya, terdiri dari senyawa hidrogen.
Yang termasuk kelompok planet luar yaitu : Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus dan Pluto.

Macam-macam planet yaitu :

1.     1.     Merkurius
Merupakan planet yang terdekat dengan matahari, jaraknya 57.600.000 km sedangkan garis tengahnya 4.800 km. Merkurius bergerak sangat cepat mengelilingi matahari sehingga dalam satu kali orbit memakan waktu 88 hari, sedangkan perputaran pada porosnya sangat lambat, sehingga satu kali rotasi memakan waktu 59 hari.
Pada saat siang hari suhu dipermukaan mencapai 325o C sedangkan pada malam hari dipermukaan mencapai –170o C . Planet ini tidak mempunyai satelit.

2.      2. Venus
Merupakan planet yang bersinar paling terang dalam sistem tata surya. Planet ini sering disebut “Bintang Kejora” atau “Bintang Timur”.
Biasanya muncul di langit sebelah barat selama beberapa jam setelah matahari tenggelam, atau di langit sebelah timur selama beberapa jam sebelum matahari terbit.
Jarak venus ke matahari 107.200.000 km, sedangkan garis tengah 12.320 km. Satu kali orbit memakan waktu 225 hari, sedangkan satu kali rotasi 243 hari.
Permukaan venus diselubungi oleh hamparan awan tebal. Awan tersebut menyerap panas dua kali lipat dibanding bumi, dan karena terhalang awan, panas yang diserap tidak dapat keluar lagi, sehingga permukaan venus sangat panas. Hal ini disebut “gejala rumah kaca”.

3.     3. Mars
Planet ini sering disebut sebagai planet merah atau si muka merah, karena permukaannya berwarna merah, jarak mars ke matahari 226.400.000 km sedangkan garis tengahnya 6.720 km. Satu kali rotasi memerlukan waktu 24 hari 37 menit, sedangkan satu kali orbit memerlukan waktu 687 hari.
Mars memiliki udara yang tipis. Di mars terdapat gunung api yang tinggi dan lembah yang dalam. Dua diantara gunung api sangat tinggi mencapai 24 km, bernama mars arsia dan mars olimpica. Lembah yang berukuran besar dan tebing yang sangat curam disebut lembah mariner. Mars memiliki dua buah satelit namanya phobos dan diemos.

4.     4. Jupiter
Merupakan planet besar dalam sistem tata surya. Garis tengahnya 11 kali dari bumi.
Jarak jupiter ke matahari 778 juta kilometer, jupiter mengelilingi matahari satu kali dalam waktu 12 tahun, sedangkan rotasi hanya memerlukan waktu 10 jam.
Permukaan jupiter terbentuk dari gas sehingga merupakan bola gas raksasa. Udara dalam planet jupiter mengandung gas amoniak dan gas metan serta gas hidrogen. Jupiter memiliki 14 satelit,4 diantaranya berukuran besar, yaitu : Io, EuropaGanymede dan Calysto.

5.      5.Bumi
Bumi diketahui sebagai bola pertama kali kira-kira 400 tahun yang lalu. Bumi berupa suatu benda hampir bulat sempurna dengan jari-jari ± 6370 km pada khatulistiwa. Permukaan bumi berupa daratan dan lautan. Kira-kira 3/10 permukaan bumi berupa daratan sedangkan 7/ 10 tertutup air. Kerak bumi terdiri dari batuan kristalin. Pusat bumi berupa zone bundar yang diliputi oleh teras luar dan teras dalam. Teras luar berwujud cairan tetapi teras dalam berwujud padat atau kristalin.
Rotasi bumi berlawanan arah dengan jarum jam. Bergerak dari arah barat ke timur, akibat gerakan tersebut terjadilah pergantian siang dan malam.

Lapisan-Lapisan Bumi Yaitu
a)      Inti Bumi ( Barisfer / Sentrofer )
Terdiri dari nikel dan besi, sehingga lapisan itu disebut nife ( niccotum = nikel ). jari-jari lapisan tersebut berukuran 3470 km, berat jenisnya rata-rata 10. Di atas lapisa nife terdapat lapisan antar yang elastis. susunan zatnya seperti batu meteorit dengan berat jenis rata-rata 5, sedangkan tebal kira-kira 1700 km.
Pengaruh panas matahari hanya terasa paling dalam 20 meter di bawah permukaan bumi, setelah kedalaman 20 meter temperaturnya konstan.
Umumnya tiap turun 33 meter temperaturnya naik 1o C, angka 33 disebut jumlah geothermis yaitu jumlah meter yang diperlukan untuk kenaikan temperatur 1o C, apabila turun vertikal ke dalam lapisan bumi disebut derajat geothermis adalah jumlah derajat celcius yang di capai apabila turun vertikal 100 m ke dalam bumi.

b)     Kulit Bumi
Yaitu lapisan bumi bagian atas, tebalnya ± 1200 km. Kulit bumi merupakan lapisan yang vital bagi manusia, berupa pulau-pulau dan benua, terletak di atas lapisan pengantara.

Kulit bumi terdiri dari dua lapisan, yaitu :
1. Lapisan sima (silicium dan magnesium) : disebelah bawah, berat jenis rata-rata 2,9.
2.  Lapisan sial (silicium dan aluminium) : disebelah atas, berat jenis rata-rata 2.65.

Kulit bumi terdiri dari zat padat yang disebut “batuan”.
3 golongan batuan menurut kejadiannya :
1.  Batuan beku (batuan magma)
Terdiri dari magma cair yang sangat panas, di dalam atau di luar bumi akibat temperaturnya turun, dibedakan menurut tempat bekunya :
-  Batuan beku luar ( batuan beku effusif)
Cepat membeku sesudah diatas kulit bumi
- Batuan beku sela
Membeku dengan cepat pada suatu sela pada kulit bumi, misalnya pada saluran kawah gunung api.
-Batuan beku dalam
Membeku dengan lambat sewaktu masih dalam kulit bumi.
- Batuan mengendap
Terjadi karena angin dan sungai mengikis zat padat (batuan beku) dan memindahkannya ke tempat lain dan kemudian mengendap. Ada yang menggembur dan ada juga yang menjadi keras (membatu) atau konglomerat karena adanya tekanan dan waktu.
Konglomerat terjadi dari batu-batu kerikil yang agak bundar, melekat satu sama lain.
Menurut tempat mengendap dibagi menjadi sedimenlaut (sedimen marine) mengendap di dasar laut, dan sedimen daratan (sedimen kontinen)
Menurut apa yang membawanya dibagi menjadi sedimen  aquatis , dibawa oleh air dan sedimen airis dibawa oleh udara.
Batuan sedimen dapat dibedakan dari batuan lain karena adanya lapisan-lapisan dan sisa-sisa makhluk hidup.

c)      Lapisan Air
Yang termasuk lapisan air adalah semua perairan yang berada di bumi, yaitu samudra, laut, sungai dan air tanah.
Kandungan mineral rata-rata air laut yang mudah larut (3.5 %) terdiri dari :
ION
Simbol
persen berat
Chlore
Natrium
Sulfat
Magnesium
Calsium
Kalium
Bikarbonat
CL-
Na 5
SO4- -
Mg + +
Ca + +
K+
HCO 3-
55
30,6
7,7
3,7
1,2
1,1
0,4
Garam dapur (NaCL) merupakan bagian terbesar setelah itu garam inggris (MgSO4). Garam ini yang menyebabkan air laut rasanya sedikit pahit.


d)     Lapisan Udara
Yaitu lapisan udara / gas yang menyelubungi bumi. Atmosfer termasuk bagian bumi dan karena adanya pengaruh gaya berat atmosfer ikut berputar bersama bumi setiap hari dan beredar mengelilingi matahari setiap tahun.
Kandungan zat di atmosfer yaitu :
- Nitrogen 78 %
- Oksigen 21 %
-  Gas lain (termasuk CO2 dan argon) 1 %

1.      Troposfer
Lapisan terbawah atmosfer, menghubungi bumi setebal ± 12 km dari permukaan laut. Di daerah trofis troposfer 20 km sedangkan di kutub 8 km. Peristiwa yang terjadi sehari-hari (angin, embun, hujan, salju, awan) terjadi di lapisan ini.
Tropopauze, termasuk dalam troposfer,merupakan peralihan troposfer dan stratosfer.

2.      Stratosfer
Pada ketinggian 12-80 km, pada ketinggian 35 km temperaturnya ± 40oC pada ketinggian 80 km temperaturnya -70oC.
Dalam stratosfer terdapat lapisan ozon yang dapat menolak sinar ultra violet dengan kadar tinggi dapat merusak jasad hidup.

3.      Ionosfer
Lapisan atmosfer di atas stratosfer dengan ketinggian 80-800 km. Atom dari lapisan udara ini terionisasi, sehingga terjadi aliran listrik yang kuat. Lapisan yang paling hebat terionisasi adalah lapisan Kennelly – Iteaviside dan lapisan Appleton.
Ionosfersangat penting dalam komunikasi radio, karena dapat dipergunakan sebagai lapisan pemantul gelombang radio.


4.      Dissapasifer
Lapisan di atas ionosfer mulai dari 800 km diatas permukaan laut merupakan lapisan atmosferpaling luar. butiran-butiran gas sangat sedikit , jarang bersinggungan satu sama lain.

Teori-Teori Tentang Kejadian Bumi

a.      Teori Kant – Laplace( Hipotesis Kabut Dari Kant-Laplace)
Tata surya terbentuk dari kondensasi awan yang merupakan kabut gas yang amat panas.
Awan ini makin mendingin dan menyebabkan gerak putar yang makin cepat,perputaran akan menyebabkan pendataran dibagian kutub-kutubnya dan penimbunan materi di bagian katulistiwanya. Dari bagian katulistiwa akan terlepas bagian dari massa asal. Bagian yang terlepas mengalami kondensasi dan menjadi padat kemudian ikut berputar mengelilingi massa asal. Massa asal menjadi matahari, bagian yang terlepas dan menjadi padat tersebut kemudian menjadi planet bumi.
Teori Kant-Laplace kemudian ditinggalkan orang karena dalam perkembangan selanjutnya ditemukan sifat-sifat gas yang ternyata tidak sesuai dengan sifat-sifat gas yang ditemukan Kant-Laplace.

b.      Teori Camberlian Dan Maulton
Teori ini terkenal dengan sebutan teori Planetisimal. Di alam raya ada matahari asal sebuah bintang besar mendekati matahari asal tersebut sehingga terjadi gaya tarik yang kuat dari bintang tersebut terhadap matahari.
Dipermukaan matahari akan terjadi ledakan-ledakan yang sangat dahsyat berupa gas yang dilepaskan keluar matahari asal, gas yang sudah lepas kemudian mengalami kondensasi sehingga menjadi massa padat yang disebut Planetisimal.
Planetisimal dalam perkembangannya selalu menarik bagian-bagian yang kecil di sekitarnya sehingga sebagian akan menjadi besar.

c.      Teori Jean Dan Jeffreys
Terjadi gelombang pasang pada permukaan matahari akibat gaya tarik bintang yang jauh lebih besar gelombang pasang ini menyerupai lidah raksasa dipermukaan matahari, mengarah pada bintang besar. Lidah raksasa tersebut memadat dan pecah  menjadi benda tersendiri yang disebut planet.
Planet-planet baru tersebut berputar mengelilingi matahari dengan lintasan berbentuk elip. Matahari akan menarik massa planet tersebut sehingga terbentuklah satelit atau bulan yang berputar mengelilingi planet.

d.     Teori Alfred Wegener (Continental Drift)
Teori ini sering di sebut Teori Pergeseran Benua (Continental Drift). Garis besarnya sebagai berikut : Benua-benua yang sekarang ada (Asia, Afrika, Eropa, Amerika, dan Australia) dulu menjadi satu merupakan super continent yang disebut Pangea.
Pada 200 juta tahun yang lalu Pangea mulai pecah secara perlahan dan terus bergeser sampai mencapai posisinya sekarang.
Pada 180 juta tahun yang lalu, terbentuk suatu rift (lembah yang memanjang dan dalam) di tengah Pangea. Rift ini makin lebar dan mengalami terpisahnya Amerika Utara dan Afrika.
Pada 50 Juta tahun yang lalu, rift makin terbuka mendalam dan meluas. Cekungan ini akan berkembang menjadi samudra Atlantik,rift juga berkembang ke arah utara sehingga memisahkan Greenland dan Eropa.

1.     6.  Saturnus
Merupakan planet terbesar kedua setelah jupiter dan terindah dalam pandangan mata keindahannya terletak pada gelang-gelang yang melingkari. Gelang-gelang tersebut terbentuk dari potongan-potongan kecil batu karang atau es dan semuanya bergerak bersamanya mengelilingi planet tersebut. Atmosfer saturnus terdiri dari gas metan, amoniak, hidrogen.
Saturnus memiliki 17 buah satelit antara lain : Titan, Rhea, Mimas, Tethys, Dione, Enceladus, S3, S14, dan S15.
(buat gambar planet saturnus)

2.      7. Uranus
Uranus bergerak mengelilingi matahari memakan waktu 84 tahun sedangkan putaran pada porosnya selama 12 jam satu kali putar. Garis tengah pada planet uranus 46.880 km. Planet ini ditemukan oleh Sir Wilian Herschel pada tahun 1981. Uranus mempunyai 5 satelit, berikut nama-nama satelit tersebut : Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, dan Oberon.

1.      8.  Neptunus
Neptunus ditemukan oleh Johan Galle, John Adam dan Urbain Leverrier pada tahun 1846, garis tengah planet neptunus 50.400 km, sedangkan jarak ke matahari 4.468.800.000 km.
Neptunus dan Uranus mempunyai kandungan air dan es amoniak lebih banyak.
 Neptunus mampunyai 2 satelit :Triton  dan Nereid.

SUMBER:www.google.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar